5 Tips Merawat Tanaman Air di Aquascape

5 Tips Merawat Tanaman Air di Aquascape

5 Tips Merawat Tanaman Air di Aquascape

5 Tips Merawat Tanaman Air di Aquascape
5 Tips Merawat Tanaman Air di Aquascape

Apakah Anda membutuhkan tips-tips dalam merawat tanaman air di aquascape? Jika benar, maka sekarang Anda sudah berada di blog yang tepat. Sebab kali ini kami akan mengupas secara lengkap tata cara perawatan tanaman air di dalam aquascape biar tumbuh subur dan sempurna. Secara keseluruhan, prosesnya gampang kok dan pastinya sangat menyenangkan.

Tanaman air merupakan elemen yang paling penting pada aquascape. Bahkan kehadiran tanaman ini jauh lebih krusial dibandingkan dengan ikan-ikan hias yang hidup di dalam tangki. Tanpa adanya tanaman, maka tangki beling tidak mampu disebut aquascape, tetapi hanyalah aquarium. Oleh karena itu, tumbuh-tumbuhan air ini harus menerima perawatan yang maksimal. Lantas, bagaimana ya caranya merawat tanaman air yang benar? Berikut ini kiat-kiat dari kami!

Atur Kondisi Air sesuai Habitat Alami

Terdapat beragam jenis tanaman air di dunia ini. Masing-masing dari tanaman tersebut memiliki habitatnya sendiri. Ada tanaman yang biasa hidup di perairan dingin, tetapi tidak sedikit pula yang umumnya tinggal di lingkungan yang hangat. Buatlah kondisi di aquascape mirip habitat alami tanaman yang Anda pelihara. Untuk menurunkan suhu air, Anda mampu menggunakan kipas khusus dan menaruh tangki di ruangan ber-AC. Sedangkan untuk menghangatkan temperaturnya, pakailah perangkat water heater.

Berikan Pupuk secara Rutin

Tanaman membutuhkan unsur hara sebagai makanannya. Unsur-unsur mirip fosfor, nitrogen, dan kalium menjadi kebutuhan pokok dari tumbuhan air. Anda mampu menunjukkan pupuk khusus aquascape, baik yang bersifat organik maupun kimiawi. Pupuk ini banyak dijual di toko ikan hias terdekat. Agar tidak mengganggu kehidupan ikan, pupuk ini diberikan dengan metode penyuntikan melalui selang khusus yang ditanamkan di dasar tangki.

Pencahayaan selama 6-10 Jam

ikan cupang aduan – Tanaman air membutuhkan cahaya untuk mendukung proses fotosintesis. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 6-10 jam. Anda mampu menggunakan sistem pencahayaan 2 watt/galon memakai lampu neon. Setelah habis waktu tersebut, biarkanlah tanaman melaksanakan respirasi dengan mematikan lampu neon. Jika lampu ini terus dinyalakan, siap-siap bakal terjadi ledakan algae.

Hindari Memasang Aerator

Aerator yaitu alat yang berkhasiat untuk menciptakan gelembung-gelembung udara di dalam air. Prinsip kerjanya yaitu menyedot udara lalu membuangnya di dalam air. Akibatnya kadar oksigen terlarut di dalam air pun akan meningkat. Hal ini justru membahayakan tanaman air yang notabene membutuhkan karbon dioksida untuk sebagai materi baku dalam proses fotosintesis. Oksigen yang dihasilkan dari proses tersebut kemudian mampu dinikmati oleh ikan.

Jaga Kebersihan Tangki

Pantau terus kondisi kesehatan tanaman dan ikan di dalam tangki. Jagalah selalu kebersihan aquascape semoga tidak ada bibit penyakit dan jamur yang berkembang biak. Setiap 2-3 ahad sekali Anda mampu mengganti 30-50 persen volume air di dalam tangki dengan air bersih. Permukaan adegan dalam beling mampu disikat untuk menghilangkan lumut yang menempel, tetapi jangan menggunakan cairan pembersih apapun.