7.486 Siswa SMP Siap Mengikuti USBN

7.486 Siswa SMP Siap Mengikuti USBN

7.486 Siswa SMP Siap Mengikuti USBN

7.486 Siswa SMP Siap Mengikuti USBN
7.486 Siswa SMP Siap Mengikuti USBN

CIMAHI – Sebanyak 7.486 siswa kelas IX, dari 38 Sekolah Menengah Pertama (SMP)

se-Kota Cimahi akan mengikuti pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Pelaksanaan USBN digelar mulai Senin 9 hingga 16 April 2018.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna mengungkapkan, ada 12 mata pelajaran yang akan diujikan. Tidak seperti Ujian Nasional (UN), untuk USBN kali ini masih menggunakan kertas pensil.

“Kita sudah beritahukan ke Kemendikbud untuk pelaksanaan USBN di Cimahi,”

ungkap Nana, di ruang kerjanya, di Komplek perkantoran Pemkot Cimahi ekmarin (6/4).

Menurut Nana, untuk proses pembuatan soal USBN, soal soal tersebut disusun oleh lembaga dan organisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan di cetak oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

“Semuanya sudah siap. Sudah dalam amplop. (Soal) akan didistribusikan mulai besok (hari ini. Red),” ujarnya.

Nana Yakin, dalam pelaksanaan USBN SMP di Kota Cimahi, tidak akan ada istilah kebocoran. Sebab, berbeda dengan UNBK yang nilainya sebagai syarat melanjutkan kejenjang berikutnya, tapi untuk hasil USBN tidak sepenuhnya menetukan kelulusan karena nilai tersebut akan dikumulatifkan dengan nilai siswa selam belajar untuk kelulusannya.

“USBN pengawasan oleh gurunya. Begitu juga pemeriksan oleh guru masing masing,” ucapnya.

Nana mengaku, pihak disdik sudah meminta kepada guru guru agar tidak membantu siswa

dalam ujian. Hal tersebut dilakukan agar para siswa mau untuk belajar serta sebagai salah satu pelajaran penerapan kejujuran.

“Anak-anak harus jujur dengan nilai seadanya, karena nilai kan nanti di olah lagi,” ucapnya.

Sementara saat disinggung terkait persiapan UNBK, Nana menuturkan, sudah menerima pemberitahuan dari Disdik Provinsi mengenai UNBK, SMA, SMK dan SMP. Dan UNBK SMP akan dilaksanakan pada 23 sampai 26 April 2018. “Itu sudah di atur secara nasional dan itu serentak. Kita sudah 100 persen berbasis komputer 27 mandiri dan 27 bergabung,” tuturnya.

Sementara untuk kelancaran pelaksanaan UNBK, terutama terkait pasokan listrik, Nana mengaku, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memberitahukan jadwal pelaksanaan UNBK.

“Minggu depan kami akan memeberitahukan ke PLN selatan dan kota mengenai pelaksanaan UNBK dan juga di tindak lanjut provinsi,” bebernya.

Nana juga yakin, para siswa peserta UNBK sudah siap. Sebab dari simulasi yang sudah dilakukan berkaitan teknis pelaksanan secara UNBK dan secara subtensi materi, siswa terlihat sudah mampu.

“Alhamdulilah berdasar progres kemarin sudah dianalisis dan tray out satu dan dua. Kita juga meminta pendampingan jika memang ada kekurangan,” pungkasnya.

 

Baca Juga :