Aplikasi Analisis SWOT Dalam Manajemen Sekolah

Aplikasi Analisis SWOT Dalam Manajemen Sekolah/Madrasah

Regulasi dalam penyelenggaraan pendidikan pada sekolah/madrasah terus bergulir dengan ditetapkannya Undang-Undang Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah sebagai Payung Hukum penyelenggaraannya. Setelah ditetapkannya Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005, kini Pemerintah Republik Indonesia kembali menetapkan Peraturan Pemerintah No. 13 Tahun 2015 Tentang Perubahan ke dua atas Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

         Pada PP ini, Pemerintah tetap menekankan delapan standar pengelolaan dalam penyelenggaraan pendidikan yaitu, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan dan Standar Penilaian.

Delapan standar tersebut merupakan komponen yang tak terpisahkan dari manajemen pengembangan sekolah. Oleh karana itu seorang kepala sekolah atau madrasah bersama komponen lainnya harus mengkaji, meneliti dan menganalisis berbagai faktor yang akan berpengaruh pada pelaksanaan program pendidikan yang telah direncanakan, agar program tersebut dapat tercapai secara efektif dan efisien.

  1. E. Mulyasa berpendapat bahwa,“Penelitian tindakan sekolah merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja system pendidikan, dan mengembangkan manajemen sekolah agar menjadi lebih produktif, efektif dan efisien”.[4]

Dalam makalah ini, kami akan mengkaji tentang perumusan visi sekolah serta delapan standar pendidikan dengan menggunakan analisis SWOT untuk mencapai tujuan pendidikan.

  1. Analisis SWOT Pada Perumusan visi

Jika sekolah diibaratkan sebagai sebuah bahtera dalam pelayaran, maka visi adalah bagaikan kompas atau pedoman dalam  pelayaran yang  ditempuh dalam jangka waktu tertentu untuk mencapai tujuan, sebab jika tidak ada kompas maka bahtera itu akan berlayar tanpa arah yang jelas.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan bahwa visi adalah kemampuan untuk melihat pada inti persoalan; pandangan; wawasan; apa yang tampak dikhayal; penglihatan; pengamatan.

Menurut Muhaimin,  Suti’ah dan  Sugeng Listyo Prabowo, bahwa visi sekolah merupakan tujuan jauh yang harus dicapai oleh sekolah/madrasah dalam kurun  waktu tertentu.[5]

Menurut kami, visi sekolah adalah rumusan tujuan atau cita-cita yang dapat dijadikan sebagai pedoman atau acuan  dalam semua aktifitas komponen sekolah untuk mencapai tujuan atau cita-cita tersebut.

Dalam merumuskan visi sekolah/madrasah, seorang pimpinan harus menghimpun data dan informasi sebanyak-banyaknya dari semua stakeholder, mengidentifikasi kebutuhan sekolah dan stakeholder, serta berbagai faktor yang berpengaruh pada sekolah/madrasah, kemudian dari data tersebut sekolah bersama komponen-komponen terkait lainnya merumuskan suatu visi, misi dan tujuan yang akan dicapai. Visi, misi dan tujuan tersebut merupakan suatu program yang akan ditindak lanjuti, sehingga harus mempertimbangkan pula kekuatan dan peluang yang dimilikinya, serta  kelemahannya dan tantangan yang akan dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut.

sumber :

https://situsiphone.com/gb-whatsapp-apk/