Budidaya Kacang Tanah

Budidaya Kacang Tanah

Budidaya Kacang Tanah

Budidaya Kacang Tanah
Tanaman yang cocok di tanam di daerah yang memiliki curah hujan sedang ini memiliki usia 90 hari atau sembilan bulan setelah tanam.

Permintaan yang cukup tinggi serta harga yang terus naik membuat kacang tanah menjadi salah satu tanaman yang paling sering di tanam setelah padi, jagung, dan kedelai.

Waktu tanam yang cocok untuk menanam kacang tanah adalah saat awal musim kemarau tiba. jika di tanam di awal musim penghujan maka akan menyebabkan kondisi tanah yang terlalu basah. dan hal ini akan membuat bibit menjadi busuk.

Bagi anda yang tertarik membudidayakan kacang tanah, berikut langkah-langkah pembudidayaan nya yang bisa di jadikan pedoman :

Yang harus kita ketahui terlebih dahulu adalah syarat-syarat tumbuh kacang tanah.
1. Lahan untuk budidaya kacang tanah sebaiknya memiliki curah hujan antara 800 sampai 1.200 mm/th. bunga akan susah diserbuki oleh serangga jika curah hujan cukup tinggi.
2. Udara disekitar lahan mempunyai kelembaban antara 65% sampai 75%.

 

Adapun cara menanam kacang tanah adalah sebagai berikut.

1. Pembibitan.

a. Bibit harus berasal dari tanaman yang baru dengan varietas unggul, usahakan jangan menanam kacang dengan menggunakan benih sembarangan. anda dapat membeli benih di toko pertanian maupun toko tanaman.
b. Benih yang sehat, dengan tanda-tanda kulit benih mengkilap, tidak keriput atau berlubang dan cacat.
c. Tidak tercampur dengan varietas atau jenis kacang yang lain.
d. Kadar air benih sekitar 9 sampai 11%

 

2. Media tanam.

a. Persiapan, persiapan lahan bisa dilakukan dengan pembajakan atau dengan mencangkul. hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan gulma serta tanaman pengganggu lain nya.
b. Membuat bedegan, dengan ukuran lebar 70 cm, panjang menyesuaikan dengan ketersediaan lahan, serta ketebalan bedegan menyesuaikan dengan ketersediaan air.
c. Pemupukan, agar hasil tanam maksimal, maka lahan yang akan di tanami kacang di pupuk terlebih dahulu dengan pupuk kandang atau pupuk anorganik lainnya seminggu sebelum masa tanam.

 

3. Penanaman.

a. masukkan benih sebanyak 1 atau 3 butir kedalam lubang yang sebelumnya sudah di siapkan dalam bedegan.
b. Waktu penanaman yang baik umumnya pada awal musim kemarau.

 

4. Pemeliharaan.

Pemeliharaan tanaman kacang tanah meliputi
a. Penyulaman, lakukan penyulaman jika ada kacang yang tidak tumbuh atau mati. biasanya akan kelihatan setelah yang lain tumbuh sekitar 3-7 hari
b. Penyiangan, bersihkan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan kacang tanah. di lakukan 2 kali ketika umur 1 dan 6 minggu.
c. Pembubuhan, pembubuhan dapat di lakukan bersama dengan penyiangan atau sesudahnya.
d. Pengairan, dilakukan agar tanah tetap lembab, namun jika terlalu lembab kacang akan busuk dan pertumbuhan pun tidak sempurna. pengairan hanya perlu di lakukan jika tanah sudah benar-benar kering.
e. Penyemprotan, jika terlihat tanda tanda adanya penyakit segera lakukan penyemprotan baik menggunakan pestisida maupun dengan cara yang alami. jika sedang musim hujan, penyemprotan menggunakan estisida bisa di campur menggunakan tambahan perekat perata AERO 810, dosis +5 ml (setengan tutup ) per tangki.

 

5. Panen

Untuk masa panen, pada umumnya saat kacang sudah berumur 3 sampai 4 bulan, adapun tanda tanda kacang sudah siap panen antara lain
a. Batang mulai mengeras, berwarna kecoklatan dan kaku.
b. Daun menguning dan sebagian berguguran.
c. Warna polong / kulit kacang menjadi coklat kehitam-hitaman, atau bisa di kupas untuk melihat apakah kacang sudah benar-benar tua atau belum.

 

 

Sumber : https://anekabudidaya.com/