Cara Ternak Ikan Discus

Cara Ternak Ikan Discus

Cara Ternak Ikan Discus

Cara Ternak Ikan Discus
Cara Ternak Ikan Discus

Alhamdulillah saya sudah bisa breed discus,awalnya saya mencoba ternak discus terus-terus gagal,sampai penasaran dan tidak menyerah ,saya beli lagi indukannya, dan gagal-gagal lagi. 3pasang indukan yang udah mati/korban di experiment . eet…! tapi tidak menyerah. karena penasaran end malah lebih penasaran saya terus mencoba ide-ide dan tekhnik-tekhnik tersendiri saya, eh!.. tentunya saya jadi tau deh sipat si ikan discus teh gening.kadar air, ph air dan pengaturan air. sekarang saya tau caranya atau tekhniknya,Haa ha ha ha ha….

Singkat Cerita Tentang Ikan Discus

Sekarang saya akan beberkan cara budidaya ikan discus dibawah tulisan ini tapi mungkin berbeda dengan cara atau tekhnik yang ada di dokument blog/website yang lain. tapi jangan salah , ini hanya pengalaman asli saya yang mungkin bermangpaat bagi yang mau mencoba ternak discus. oke terus baca ya..

Persiapan

Tentunya yang harus disiapkan beberapa aquarium (ukuran ; 1m-40cm tinggi 40cm buat mencari penjodohannya / mencari pasangannya. dan ukuran ; 40cm-40cm tinggi 40cm ,buat breed ikan tersebut ). media telur gunakan pvc ukuran 2″.suhu air pasang heater dengan kapasitas 27 C – 29 C . gunakan breeding spon dan pompanya untuk aerato air ( air kondisi tenang ,tidak keras atau pergerakan aerator air lembut) pengalaman saya ini : kenapa telur da jadi-jadi ( busuk / jamuran ), ternyata aerator air yang keras / pergerakan air yang keras menimbulkan si pembuahan jantan tidak kuat untuk mencampur / menempel dengan telur sibetina tersebut.

Indukan

Siapkan indukan 4 ekor discus yang sudah siap ,tentunya ikan discus yang sudah usia nya di atas 1 tahun . kalau dah siap li, lihat cara nya dibawah ini :

•  semua ikan dimasukan bersamaan di aqurium yang sama dan tunggu, mungkin 2 minggu atau lebih atau sebulan lebih, ikan akan kelihatan yang mana ikan tersebut ada yang berduaan terus ( bermesraan/bobogohan, hee..) dan saling menggerakan badan naik turun serta menggetar- getarkan badan nya,dan menguasai tempat /lokasi di dekat media piva peralon ,buas terhadap ikan yang lainnya. itu menandakan ikan tersebut sudah menjodoh ,dan siap di pisah kan di tempat aquarium yang di siapkan ( ukuran 40cm-40cm tinggi 40cm ).selebihnya akan tau sipat dan ciri yang mana jantan dan mana betina.cara ini lama ya ,lihat yang berikutnya…

•  Kalau sudah tau mana jantan dan betina dan siikan masih sendiri-sendiri, masukan aja langsung di bikin sepasang keaquarium breed tersebut (40cm-40cm tinggi 40cm) .akan kelihatan discus tersebut mana yang jadi pasangan dan mana yang tidak jadi pasangan ,ini cepat sekali dalam tempo 4 atau 5hari telor langsur turun dan menempel di media pvc tersebut. penjelasan : yang jadi pasangan , siikan akan saling menggerakan badan nya naik turun dan menggetarkan badannya sama-sama dan mulai mem bersihkan media pvc ( menggigit-gigit pvc tersebut )itu menandakan udah jadi penjodohan. jikalau siikan mulai bertempur atau yang jantan mengejar- ngejar betina dalam tempo 1 hari, itu tandanya ikan tidak menjodoh.dan ikan harus dipisah kan segera.

•  Pengalaman saya yang lainnya, saya belum tau ikan yang mana jantan dan betina. begini…. siapkan aquarium yang bersekat (sekat kaca bisa dibuka tutup ) OK…. Masukan 2 discus di sebelah sekat yang penyimpanan ukuran sekatnya aga besar, dan masukan lagi 1 discus disamping sekat yang ukurannya sempit. dengan cara ini ,menurut pengalaman saya , kalau siikan menjodoh dalam tempo 1 hari / 2hari telor akan cepat turun . target penjodohan sama seperti penjelasan tadi diatas ( berantem atau dikejar-kejar tandanya tidak menjodoh.