Etika Skriptual

Etika Skriptual

            Etika skriptual dapat diartika sebagai sebuah etika yang berangkat dari interprestasi yang melibatkan aktivitas intelektual yang serius dan sungguh-sungguh terhadap nash ai quran dan sunnah nabi sabagai etika utama.

            Al quran dipandang mencakup tiga hal utama, yaitu hakikat benar dan salah, keadilan dan kekuasaan dan kekuasaan tuhan dan kebebasan dan tanggungjawab. Sumber :

–          Al quran dan topic analisis. Teks dan interpretasinya, kebaikan dan kebenaran, keadilan tuhan dan tanggung jawab.

–          Bukti-bukti dan tradisi hadis nabi : kekuasaan tuhan, kemampuan manusia, kebaikan ada di dalam hati, rukun iman, inti keadilan dan tanggung jawab moral.

v   Teori etika teologis

Rasionalisasi etika , dasar-dasar deontology dari  benar dan salah : (a)kapasitas manusia dan tanggungjawabnya,(b) kebijaksaan tuhan dan kedilan.

Etika kebebasan , ketentuan tuhan sebagai dasar benar dan salah :(a)  capacity dan acquisition,(b) keadilan dan ketidakadilan yang diterapkan tuhan.

Persoalan teologi, memunculkan berbagai aliran pemikiran dalam islam, antara lain :

1)    Mu’tazilah berhadapan asy ariah , meliputi sumber pengetahuan =akal pikiran

4

2)    Sumb hokum = akal, wahyu dan agama, syariat baik/buruk= akal dan syariat.

3)    Jabariah terhadap qadariah.

v  Rasionalisme (mu’tazilah)

Benar / salah terbatas a hokum etika berkaitan dengan : pujian/ cercaan, pahala/siksa. Manusia diberi akal jadi harus berfikir untuk menentukan perbuatan. Perbuatan dan tanggung jawab bergantung pada pengetahuan . akal menopang kehidupan etika secara keseluruhan . benar/.salah diketahui lewat pengetahuan atau akal.

sumber