Hukum Membaca Qunut Dalam Madzhab Syafi’i

Hukum Membaca Qunut Dalam Madzhab Syafi'i

Hukum Membaca Qunut Dalam Madzhab Syafi’i

Hukum Membaca Qunut Dalam Madzhab Syafi'i
Hukum Membaca Qunut Dalam Madzhab Syafi’i

HUKUM MEMBACA QUNUT DALAM MADZHAB SYAFI

√ Qunut adalah orang yang ta’at dengan ketundukan

√ Qunut adalah lamanya berdiri ketika Shalat berdasarkan kesepakatan Ulama’

√ Qunut adalah do’a dalam Shalat pada tempat khusus dalam keadaan berdiri

√ Membaca do’a Qunut dalam pertengahan bulan Ramadhan pada Shalat witir adalah sunnah

√ Membaca do’a Qunut pada Shalat Subuh adalah sunnah Muakkad, apabila meninggalkannya baik karena lupa atau karena di sengaja, maka tidak membatalkan Shalat, tapi melakukan Sujud Sahwi sebelum salam

√ Do’a Qunut di baca setelah selesai ruku’ yang kedua ketika i’tidal dari Shalat Subuh

√ Ketika membaca do’a Qunut di Sunnahkan mengangkat tangan

√ Setelah selesai membaca do’a Qunut ada tiga pendapat tentang mengusap wajah

1 – Di sunahkan mengangkat tangan tanpa mengusap wajah

2 – Di Sunnahkan mengangkat tangan dan mengusap wajah

3 – Di sunnahkan tidak mengangkat tangan dan tidak mengusap wajah

√ Di sunnahkan menggabungkan do’a Qunut dengan Qunut Umar

√ Inilah Bacaan Do’a Qunut Subuh

اَللّٰهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِى فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلاَ يُقْضَی عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّی اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَی آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ

Artinya : Ya Allah semoga Engkau memberikan petunjuk kepadaku sebagaimana orang yang telah Engkau berikan petunjuk dan semoga Engkau memberikan kesehatan kepadaku sebagaimana orang yang telah Engkau berikan kesehatan dan peliharalah aku sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara dan semoga Engkau memberikan berkah kepadaku dalam apa yang telah Engkau berikan dan semoga Engkau memberikan keselamatan kepadaku dari keburukan apa yang telah Engkau tentukan, maka sesungguhnya Engkau yang menghukum dan tidak ada yang dapat menghukum-Mu dan sesungguhnya tidak akan menghinakan orang yang Engkau pimpin dan tidaka akan memuliakan orang yang Engkau musuhi, Maha Suci Engkau Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau, maka kepada-Mu segala puji atas apa yang Engkau hukumkan, aku memohon ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu. Dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas baginda kami Nabi Muhammad yang Ummi dan atas keluarganya dan sahabatnya dan Engkau memberikan kebarkahan dan keselamatan

√ Inilah bacaan do’a Qunut Umar

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِيْنُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَلاَ نَكْفُرَكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَخْلَعُ مَنْ يَفْجُرُكَ، اَللّٰهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَكَ نُصَلِّيْ وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُوْ رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ إِنَّ عَذَابَكَ الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحَقٌ٬ اَللّٰهُمَّ عَذِّبَ الْكَفَّرَةَ الَّذِيْنَ يَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُوْنَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُوْنَ أَوْلِيَاءَكَ، اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَاجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِهِمُ الْإِيْمَانَ وَالْحِكْمَةَ وَثَبِّتْهُمْ عَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَوْزِعْهُمْ أَنْ يُوْفُوْا بِعَهْدِكَ الَّذِيْ عَاهَدْتَهُمْ عَلَيْهِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوُّكَ وَعَدُوِّهِمْ إِلَهَ الْحَقَّ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ

Artinya : Ya Allah kami memohon bantuan-Mu dan memohon ampunan-Mu dan kami tidak mengingkari-Mu dan kami beriman kepada-Mu dan kami memisahkan diri dari orang yang mendurhakai-Mu. Ya Allah hanya Engkau kami sembah dan karena Engkau kami melakukan Shalat dan bersujud dan kepada-Mu kami berjalan dan berlari, kami mengharapkan Rahmat-Mu dan kami takut pada siksa-Mu, sesungguhnya siksa-Mu yang keras akan menimpa pada orang-orang kafir. Ya Allah berilah Adzab-Mu pada orang-orang kafir yang berupaya menghalangi dari jalan-Mu dan mereka yang mendustakan Rasul-Mu dan mereka yang membunuh para pembela agama-Mu. Ya Allah ampunilah hamba-hamba-Mu yang beriman laki-laki dan perempuan dan ampunilah kaum muslimin dan muslimat dan damaikan pertikaian diantara mereka dan lembutkan diantara hati mereka dan jadikanlah dalam hati mereka iman dan hikmah dan tetapkan mereka atas agama yang di bawa Rasul-Mu saw dan ilhami mereka untuk memenuhi janji-Mu yang mereka janjikan atasnya dan bantulah mereka atas mengatasi musuh mereka dan musuh-Mu, Wahai Tuhan yang suci, jadikanlah kami dari golongan mereka

• Apabila imam membaca do’a Qunut untuk dirinya sendiri hukumnya makruh, maka bacaan do’a Qunut bagi imam harus di baca Jama’ seperti ini dan makmum mengaminkan :

اَللّٰهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ

Artinya : Ya Allah semoga Engkau memberikan petunjuk kepadaku sebagaimana orang yang telah Engkau berikan petunjuk dan semoga Engkau memberikan kesehatan kepadaku sebagaimana orang yang telah Engkau berikan kesehatan dan peliharalah aku sebagaimana orang yang telah Engkau pelihara dan semoga Engkau memberikan berkah kepadaku dalam apa yang telah Engkau berikan dan semoga Engkau memberikan keselamatan kepadaku dari keburukan apa yang telah Engkau tentukan

• Setelah sampai pada bacaan di bawah ini, maka imam dan makmum harus sama-sama membacanya karena merupakan sanjungan dan pujian kepada Allah :

فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلاَ يُقْضَی عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ، وَصَلَّی اللّٰهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَی آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ

maka sesungguhnya Engkau yang menghukum dan tidak ada yang dapat menghukum-Mu dan sesungguhnya tidak akan menghinakan orang yang Engkau pimpin dan tidaka akan memuliakan orang yang Engkau musuhi, Maha Suci Engkau Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau, maka kepada-Mu segala puji atas apa yang Engkau hukumkan, aku memohon ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu. Dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas baginda kami Nabi Muhammad yang Ummi dan atas keluarganya dan sahabatnya dan Engkau memberikan kebarkahan dan keselamatan.

Sumber: https://www.dutadakwah.org/