Jenis Jenis Hujan Berdasarkan Kejadian

Jenis Jenis Hujan Berdasarkan Kejadian

Jenis Jenis Hujan Berdasarkan Kejadian

Jenis Jenis Hujan Berdasarkan Kejadian
Jenis Jenis Hujan Berdasarkan Kejadian
Berdasarkan proses terjadinya, hujan dikelompokkan menjadi 6 jenis, yaitu:

1. Hujan Siklonal

Hujan curah hujan ialah hujan yang terjadi akhir naiknya udara panas dari permukaan bumi disertai angin yang berputar pada titik tertentu. Jenis hujan angin puting-beliung biasanya hanya terjadi di tempat sekitar khatulistiwa. Gambaran khas hujan ini sanggup kita lihat dengan awan gelap yang mendadak konsentrasi dan menghasilkan hujan yang sangat deras.

2. Hujan Senithal

Hujan senapan (zenithal) ialah hujan yang disebabkan oleh gesekan angin tenggara dan angin timur timur. Jenis hujan juga umumnya hanya terjadi di sekitar khatulistiwa. Udara panas dari dua angin naik ke atmosfer dan menjadikan suhu di sekitar awan perlahan naik. Penurunan suhu ini, ada kondensasi yang berangsur-angsur menjadikan awan mencapai titik jenuh. Pada titik inilah hujan senithal lalu turun ke bumi. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)

3. Hujan Orografik

Hujan orografik ialah hujan yang terjadi akhir pergerakan awan terhadap angin horisontal. Angin membawa awan mencapai tempat pegunungan dan dikondensasikan oleh suhu cuek yang mengelilinginya. Kondensasi secara sedikit demi sedikit membuat awan mencapai titik jenuh sehingga membuat hujan.

4. Hujan Frontal

Hujan depan ialah curah hujan yang disebabkan oleh pertemuan massa udara cuek dengan massa udara panas. Kedua pertemuan udara tersebut berlangsung di tempat yang disebut “lapangan depan”. Pertemuan ini menghasilkan periode udara cuek di bawah dan merangsang terjadinya hujan di sekitar kepingan depan depan

 

5. Hujan Muson

Hujan monsun ialah hujan yang disebabkan oleh efek angin monsun. Musim hujan itu sendiri ialah lantaran efek gerak matahari matahari tahunan ke khatulistiwa bumi. Di Indonesia, jenis hujan ini terjadi antara bulan Oktober dan April, sementara di Asia Timur terjadi antara bulan Mei dan Agustus. Karena siklus angin dan hujan monsun kita tahu adanya ekspresi dominan hujan dan ekspresi dominan kemarau.

 

6. Hujan Buatan

Hujan buatan ialah hujan yang terjadi lantaran campur tangan insan dalam memanipulasi keadaan fisik atmosfer setempat, justru dengan memanfaatkan proses pertumbuhan dan penggabungan dalam pembentukan awan (nukleasi es). Antara lain jenis hujan, hujan buatan yang biasanya hanya menghasilkan sedikit curah hujan.