JENIS-JENIS PIDATO

JENIS-JENIS PIDATO

JENIS-JENIS PIDATO

JENIS-JENIS PIDATO
JENIS-JENIS PIDATO

Jenis pidato ditentukan oleh beberapa faktor seperti situasi, tempat, tujuan dan isi pembicaraan. Faktor-faktor yang menjadi patokan untuk menentukan jenis pidato adalah:

1. Bidang Politik

Dunia politik seringkali menuntut adanya pidato yang bersifat politis. Pendengar pidato politis pada umumnya adalah massa rakyat. Tujuan pidato ini bukan mengajar, tetapi mempengaruhi, bukan meyakinkan tetapi membakar semangat. Jenis pidato politis yang lazimnya dibawakan adalah pidato kenegaraan, pidato parlemen, pidato pada perayaan nasional, pidato pada kesempatan demonstrasi, dan pidato kampanye. Pidato-pidato politis umumnya panjang dan dapat dibawakan langsung di hadapan massa atau dapat juga melaui media komunikasi seperti radio dan televisi.

2. Kesempatan Khusus

Ada banyak kesempatan atau pertemuan tidak resmi, di mana orang harus membawakan pidato. Suasana pertemuan semacam ini umumnya akrab, sebab para peserta sudah saling mengenal, misalnya pertemuan keluarga, sidang organisasi dan sidang antara para anggota dan pimpinan perusahaan. Bentuk pidato yang dibawakan biasanya disebut Kata Sambutan. Lamanya antara 3 sampai 5 menit. Pidato atau sambutan ini lebih diarahkan untuk menggerakkan hati dan bukan pikiran pendengar. Sasaran utamanya adalah perasaan bukan pengertian.
Jenis-jenis pidato yang dibawakan pada kesempatan ini adalah pidato ucapan selamat datang, pidato untuk memberi motivasi, pidato ucapan syukur, pidato pembukaan, dan pidato penutup.

Baca Juga: https://www.pendidik.co.id/mukadimah/

3. Kesempatan Resmi

Dalam kehidupan bermasyarakat sering diselenggarakan berbagai pertemuan karena alasan-alasan resmi. Para peserta yang hadir adalah para pejabat, para pembesar, atau orang-orang terkemuka yang datang dalam suasana formal. Bentuk pidato pada kesempatan ini juga disebut Kata Sambutan. Dalam kesempatan resmi, pidato atau sambutan yang dibawakan seharusnya singkat, meskipun disampaikan secara bebas. Sasarannya lebih untuk menggerakkan perasaan dan bukan untuk menanamkan pengertian rasional.
Jenis-jenis pidato yang diucapkan pada kesempatan ini adalah pidato Hari Ulang Tahun (HUT), pidato pernikahan, pidato perpisahan, dan pidato pelantikan.

4. Pertemuan Informatif

Dalam hubungannya dengan pembinaan, sering diselenggarakan pertemuan-pertemuan informatif. Maksudnya adalah pertemuan dalam kelompok-kelompok kecil atau besar, baik dalam dunia pendidikan, maupun dalam bidang kehidupan lain. Pidato ini memiliki maksud untuk memberi dan membagi informasi atau untuk membahas suatu masalah secara ilmiah.
Pidato yang dibawakan pada kesempatan ini bersifat sungguh-sungguh, ilmiah, objektif, dan rasional. Konsentrasi pembeberannya lebih pada penalaran rasional. Jenis-jenis pidato informatif ialah kuliah, ceramah, presentasi makalahm pengajaran, dan wejangan informatif. Wejangan informatif ialah ceramah yang santai di depan sekelompok pendengar dalam jumlah kecil. Bentuk ini sering dipakai apabila menunjukkan slides atau film. Gambar atau film menjadi pokok pembicaraan, sehingga tidak menuntut suatau persiapan yang teliti.