Kembangkan Pengelolaan Arsip Digital, BKLM Kemendikbud Kunjungi Litbang Kompas

Kembangkan Pengelolaan Arsip Digital, BKLM Kemendikbud Kunjungi Litbang Kompas

Kembangkan Pengelolaan Arsip Digital, BKLM Kemendikbud Kunjungi Litbang Kompas

Kembangkan Pengelolaan Arsip Digital, BKLM Kemendikbud Kunjungi Litbang Kompas
Kembangkan Pengelolaan Arsip Digital, BKLM Kemendikbud Kunjungi Litbang Kompas

Kemendikbud — Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kementerian

Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mengembangkan pengelolaan arsip digital berbasis elektronik. Terkait hal tersebut, Senin (26/2/2018), Kepala BKLM mengunjungi Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas di Gedung Kompas Gramedia Palmerah Jakarta, untuk melihat dan belajar tentang sistem arsip digital yang dikembangkan di Kompas.

Kepala BKLM Ari Santoso didampingi Kepala Bagian Informasi BKLM Dian Srinursih, Kepala Bagian Hubungan Antarlembaga BKLM Sediarto, dan sejumlah staf BKLM. Mereka disambut Kepala Pusat Data dan Informasi Litbang Kompas Ignatius Kristanto.

Ari Santoso mengatakan bahwa BKLM saat ini sedang mengembangkan sistem pengelolaan arsip digital Kemendikbud

untuk mendukung pelayanan informasi dan kehumasan Kemendikbud. “Tapi sistem yang kami kembangkan ini masih banyak kekurangan, pencarian informasi masih belum efektif, sehingga kami perlu belajar dari pihak yang sudah mengembangkan sistem yang jauh lebih baik,” kata Kepala BKLM.

Kepala BKLM memuji Kompas yang selama bertahun-tahun konsistem mengembangkan sistem pengelolaan arsip digital yang terintegrasi. Lembaga penerbitan atau instansi pemerintah perlu belajar dari Kompas tentang pengelolaan arsip digital dan mendayagunakan arsip tersebut menjadi informasi yang bermanfaat.

Ignatius Kristanto menjelaskan bahwa sistem di instansinya dibangun secara tertahap

dan memerlukan waktu pengembangan bertahun-tahun. “Mungkin kalau sekarang Kemendikbud membangun sistemnya, hasilnya baru bisa dinikmati beberapa tahun ke depan,” kata Kristanto.

Kristanto menambahkan bahwa untuk mendukung implementasi sistem arsip digital yang baik diperlukan prosedur operasional standar (POS) yang disepakati bersama dan diimplementasikan. “Jadi tidak cukup hanya aplikasi yang baik, namun prosedur kerja sehari-hari juga mendukung terciptanya pengelolaan arsip yang baik,” tambah Kristanto. (Nur Widiyanto)

 

Sumber :

http://ejournal.upi.edu/index.php/WapFi/comment/view/13728/0/115982