Manfaat psikologi pekembangan & Factor-faktor yang mempengaruhi

Manfaat psikologi pekembangan & Factor-faktor yang mempengaruhi

Manfaat psikologi pekembangan & Factor-faktor yang mempengaruhi

 

Manfaat psikologi pekembangan & Factor-faktor yang mempengaruhi
Manfaat psikologi pekembangan & Factor-faktor yang mempengaruhi

Manfaat psikologi pekembangan

1) Pengetahuan tentang perkembngan dapat memberikan harapan yang realistis terhadap anak dan remaja. Misalnya psikologi perkembngan perkmebngan memberitahu kita kapan anak biasanya anak mulai berbicara dabn kapan anak sekolah mulai mampu berpikir abstrak. Meskipun pengetahuan tentang anaka yang dberikan psikologi perkembangan hanyalah secra rata-rata, tetapi pengetahuan rata-rata ini dapat membantu kita mengetahui masing-masing anak secara pribadi.
2) Pengetahuan tentang perkembangan dapat membnatu kita dalam memberikan respons yang tepat terhadap prilaku anak. Psikologi petkembngan dapat membantu menjawab pertnyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan arti dan sumber pola pikir berpikir, perasaan dan tingkah laku anak.
3) Pengetahuan tentang perkembngan dapat membantu kita mengenal kapan perkembgan normal yang sesungguhnya dimulai.
4) Studi perkembangan dapat membnatu kita memhami diri sendiri. Psikologi perkembngan akan memberikan wawasan dan pemahaman sejarah hidup kita sendiri ( sebagai bayi, anak, remaja, atau dewasa, seperti bagaimana hidup kelak ketika kita bertumbuh sepanjanmg tahun dewasa ( sebagai dewasa tengah baya, sebgai orang dewasa tua ).
(Referensi: Desmita. Psikologi Perkembangan. Bandung. PT Remaja rosdakarya. 2005. hlm 1-12)

Factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pada anak

Baca Juga: https://www.pendidik.co.id/fungsi-lembaga-keluarga/

a. Factor hereditas (keturunan/bawaan)

Dalam hal ini hereditas diartikan sebagai “totalitas karakteristik individu yang diwariskan orang tua kepada kepada anak, atau segala potensi, baik fisik maupun psikis yang dimiliki individu sejak masa konsepsi (pembuahan ovum oleh sperma) sebagai pewarisan dari pihak orang tua melalui gen-gen.

b. Lingkungan perkembangan

1) Lingkungan keluarga

M.I Soelaeman (1978:4-5) mengemukakan pendapat para ahli mengenai pengertian keluarga:
F.J Brown berpendpat bahwa ditinjau dari sudut pandang sosiologis, kelurga dapat diartikan dua macam, yaitu a) dalam arti luas, keluarga meliputi semua pihak yang ada hubungan darah atau keturunan yang dapat dibandingkan dengan “clan” atau marga : b) dalam arti sempit keluarga meliputi orangua dan anak.
Maciver menyebutkan lima ciri khas keluarga yang umumterdapat dimana-mana, yaitu : a) hubungan berpasangan kedua jenis b) perkawinan atau bentuk ikatan lain yang mengkokohkan hubungan tersebut, c) pengakuan akan kekluarga, d) kehidupan ekonomis yang diselenggarakan dan dinikmati bersama, dan e) kehidupan berumah tangga.

2) perananan dan fungsi keluarga

Keluarga memilki peranan yang sangat penting dalam upaya mengembangkan pribadi anak. Perawatan orang tua yang perlu ksih sayang dan pendiikan tentang nilai-nilai kedihupan, baik agama maupun sosial budaya yang diberikan merupakan faktor yang kondusif yang mempersiapkan anak menjadi pribadi dan anggota masyarakat yang sehat.
Sedangkan dari sudut pandang sosiologis, fungsi keluarga dapat diklasifiaksikan kedalam sungsi-fungsi berikut :
a. fungsi biologis
b. fungsi ekonomis
c. fungsi pendidikan
d. fungsi sosialisasi
e. fungsi perlindungan ( protektif)
f. fungsi rekreatif
g. fungsi agama