Menteri Bappenas: Perguruan Tinggi Itu Tempat Orang Bertalenta

Menteri Bappenas Perguruan Tinggi Itu Tempat Orang Bertalenta

Menteri Bappenas: Perguruan Tinggi Itu Tempat Orang Bertalenta

Menteri Bappenas Perguruan Tinggi Itu Tempat Orang Bertalenta
Menteri Bappenas Perguruan Tinggi Itu Tempat Orang Bertalenta

Masyarakat masih memandang perguruan tinggi sebagai wadah untuk melanjutkan pendidikan menengah.

Setelah lulus sarjana, kemudian bekerja sebagai pegawai. Padahal perguruan tinggi tidak hanya sekadar mencetak sarjana, tetapi juga sebagai pusat riset inovatif.

“Perguruan tinggi adalah rumah bagi orang-orang bertalenta yang memiliki kreativitas dan daya inovasi, untuk melakukan akselerasi pembangunan ekonomi. Pendidikan tinggi seyogyanya tidak dimaknai sebagai kelanjutan dari pendidikan menengah semata,” tegas Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro dalam peluncuran Buku Putih Sains, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia 2045, Jumat sore (12/5).

Bambang mengungkapkan, perguruan tinggi mempunyai fungsi utama,

yaitu pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui riset-riset inovatif. Fungsinya untuk menjadi tumpuan bagi kemajuan bangsa dan keunggulan ekonomi nasional, serta menentukan kemampuan bangsa Indonesia dalam menghadapi persaingan antarbangsa di dunia.

Perguruan tinggi, kata Bambang, adalah ujung tombak peningkatan daya saing bangsa dan pengembangan iptek. Sehingga investasi untuk peningkatan kualitas penelitian di perguruan tinggi mutlak diperlukan. Kegiatan riset-riset inovatif tidak sekadar untuk menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga inovasi yang dapat dikomersialkan.

“Mengingat perguruan tinggi menghimpun orang-orang bertalenta

dengan keahlian di berbagai bidang keilmuan, maka institusi ilmiah ini memiliki tanggung jawab besar dalam melahirkan penemuan-penemuan baru dan mendorong inovasi teknologi,” jelas Bambang.

Bambang menambahkan bangsa Indonesia perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya investasi untuk pendidikan tinggi yang bermutu. Pemerintah mempunyai tanggung jawab dalam pembangunan pendidikan dengan memperkuat kelembagaan melalui otonomi. Sehingga, perguruan tinggi dapat lebih leluasa dalam mengelola sumber daya baik akademik dan finansial.

“Lalu dengan menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, yang memberi manfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi,” tutupnya.

 

Sumber :

https://en.gravatar.com/ojelhtcmandiri