Pemecahan Kulit Tanduk

Pemecahan Kulit Tanduk

Tahap ini bertujuan untuk memisahkan biji kopi kering dari kulit tanduk dan kulit

arinya. Pemecahan kulit tanduk dapat dilakukan dengan mesin yang mempunyai mata pisau yang berputar dengan kecepatan tertentu.

  1. Penyangraian

Penyangraian dilakukan untuk menghasilkan warna dan aroma yang diinginkan dari biji kopi.  Dalam tahap penyangraian terjadi reaksi karamelisasi dan pengembangan biji kopi (Swelling), terjadi penguapan senyawa-senyawa pembentuk aroma yang mudah menguap, terjadinya denaturasi protein sehingga membentuk asam-asam amino pembentu aroma. Penyangraian dilakukan dengan mesin pemanas yang berputar.

  1. Penggilingan

Tahap penggilingan  dilakukan untuk mendapatkan bentuk bubuk dari biji kopi. Penggilingan dilakukan dengan alat impact mill. Setelah penggilingan langsung dilakukan pengemasan.

Proses pengolahan kopi

Biji kopi yang sudah siap diperdagangkan adalah berupa biji kopi kering yang sudah terlepas dari daging buah, kulit tanduk dan kulit arinya, butiran biji kopi yang demikian ini disebut kopi beras (coffea beans) atau market koffie. Kopi beras berasal dari buah kopi basah yang telah mengalami beberapa tingkat proses pengolahan. Secara garis besar dan berdasarkan cara kerjanya, maka terdapat dua cara pengolahan buah kopi basah men.iadi kopi beras, yaitu yang disebut pengolahan buah kopi cara basah dan cara kering. pengolahan buah kopi secara basah biasa disebut W.I..B. (West lndische Bereiding), sedangkan pengolahan cara kering biasa disebut O.I.B (Ost Indische Bereiding). Perbedaan pokok dari kedua cara tersebut diatas adalah pada cara kering pengupasan daging buah, kulit tanduk dan kulit ari dilakukan setelah kering (kopi gelondong), sedangkan cara basah pengupasan daging buah dilakukan ketika masih basah.

baca juga :

https://pss-sleman.co.id/seva-mobil-bekas/