Teknik penanaman

Teknik penanaman

Jika suhu udara akan menjadi dingin ataupanas, beri lapisan mulsa diatas tanaman untuk melindungi akarnya. Lily terompet paling rentan terhadap dingin. Pastikan mulsa yang Anda gunakan bebas dari siput. Hewan ini suka memakan lily yang baru tumbuh.

 Setelah bibit yang disemai sudah mulai tumbuh tunas, maka bibit tersebut sudah bisa ditanam. Untuk lahan tanamnya bisa langsung di tanah atau bisa menggunakan pot dan polybag. Untuk media tanam yang digunakan bisa menggunakan campuran dari tanah, pupuk kandang atau pupuk kompos, dan pasir dengan perbandingan campuran 1:1:1.

Pemindahan bibit dari tempat penyemaian ke media tanam harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak umbi tanaman. Sebaiknya proses pemindahan dilakukan pada waktu pagi atau sore hari dimana sinar matahari tidak terlalu terik. Lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari agar tanaman tidak layu. Penyiraman agar tanah terjaga kelembabannya, ingat jangan terlalu bayak air karena akan menyebabkan umbi tanaman busuk.

  1.  Pemeliharaan Tanaman

Ø  penyiraman

Lily secara umum tidak membutuhkan terlalu banyak air, jadi berikan air hanya jika perlu. Lily asiatic, terompet, dan orienpet dapat mekar pada cuaca yang panas dan kering asalkan cukup air pada masa berbunga. Lily oriental perlu air selama musim panas karena lily jenis ini tidak akan mekar hingga bulan Agustus. Memberikan mulsa sepanjang musim panas akan membantu mendinginkan umbi sehingga mengurangi kebutuhan air.

  1.  Hama dan penyakit

Hama yang sering menyerang jenisnya seperti kumbang, serangga dan lai-lain penyakit yang sering menjadi masalah adalah penyakit layu, mati pucuk. Untuk mengatasinya sering digunakan Fungisida untuk penyakit dan Insektisdida untuk hama pengganggu.

sumber :

https://thesrirachacookbook.com/seva-mobil-bekas/