TIM PKM Unisri Bina Perajin Rambak dan Nasi Liwet

TIM PKM Unisri Bina Perajin Rambak dan Nasi Liwet

TIM PKM Unisri Bina Perajin Rambak dan Nasi Liwet

TIM PKM Unisri Bina Perajin Rambak dan Nasi Liwet
TIM PKM Unisri Bina Perajin Rambak dan Nasi Liwet

Tim Pengabdian Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan Program Kemitraan

Masyarakat (PKM) berupa kegiatan pendampingan kewirausahaan di Tempel, Siwal, Baki, Sukoharjo Sabtu (3/8/2019).

Kegiatan terebut diikuti oleh 38 pengusaha rambak dan nasi liwet. Pengabdian PKM tersebut diketuai oleh MD Rahadhini dengan anggota Yustina Wuri Wulandari, didampingi Sekretaris LPPM Unisri, Fadjar Harimurti.

“Pengabdian PKM merupakan program Kemenristek Dikti Dirjen bekerja sama dengan LPPM Unisri. Dalam kegiatan ini disampaikan pentingnya keamanan pangan tentang penggunaan minyak goreng yang baik untuk menghasilkan produk yang higienis/sehat, terutama produk rambak yang harus digoreng untuk siap dikonsumsi,” papar MD Rahadhini, sebagaimana dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

Lebih lanjut, MD Rahadhini berharap masyarakat, khususnya pengusaha rambak dan nasi liwet

, memiliki pemahaman yang baik tentang penggunaan minyak goreng.

Sehingga, dapat menghasilkan produk yang higienis, tidak hanya untuk produk yang dijual, tetapi juga untuk produk yang dikonsumsi sendiri.
Baca Juga : Siswa SMK Mandala Bhakti Meriahkan HUT RI dengan Permainan Tradisional

Selain itu juga disampaikan tentang pengelolaan keuangan usaha dengan baik.

Di akhir kegiatan, Tim PKM menyerahkan alat proses produksi berupa seperangkat alat penggorengan dan hand sealer. Kedua alat produksi tersebut sangat berguna untuk meningkatkan produksi rambak dan menjaga kualitas produksi.

Baca Juga : Meriah, Peringatan HUT ke-74 RI di TK/SD Kristen Widya

Wacana Warungmiri

Dengan adanya peningkatan produksi, diharapkan ada manajemen keuangan usaha yang baik juga.

Alat produksi diserahkan pada UKM “KTN” Kartono, salah satu UKM rambak yang ada di wilayah tersebut.

UKM “KTN” sudah menjalankan usaha selama 10 tahun, sehingga pemberian alat produksi ini diharapkan dapat lebih meningkatkan produksi rambaknya. suhamdani

 

Sumber :

https://jakarta.storeboard.com/blogs/education/contoh-pamflet/976105